Topik Afirmatif: Psikologi Pembolos

Walau terlambat mengajar, aku mendapat banyak inspirasi dari kelas. Pelajaran tentang topik afirmatif dalam kasus DPR bolos. Terima kasih buat mahasiswaku! Continue reading Topik Afirmatif: Psikologi Pembolos

Mengapa Appreciative Inquiry Sukses?

Orang-orang yang kami wawancarai mengatakan bahwa Appreciative Inquiry dapat berjalan karena enam alasan, yakni:
Continue reading Mengapa Appreciative Inquiry Sukses?

Intervensi berbasis Appreciative Inquiry

Mungkin sebagian orang mempunyai bayangan intervensi appreciative inquiry adalah intervensi yang mahal. Intervensi yang rumit. Intervensi yang butuh energi dan waktu yang besar.

Sesungguhnya, Appreciative Inquiry memberitahukan kita mengenai intervensi yang praktis, simpel dan cepat. Apakah perusahaan anda tidak punya waktu lama untuk melakukan perubahan? Apakah perusahaan anda tidak mempunyai banyak biaya untuk pengembangan? Apakah perusahaan anda ingin yang simpel? Percayalah! Appreciative Inquiry adalah pendekatan yang patut dipertimbangkan sungguh-sungguh.

Bagaimana intervensinya?
Continue reading Intervensi berbasis Appreciative Inquiry

Memastikan Keunggulan Organisasi

Dr Jagdish N Sheth, dalam bukunya, mengungkapkan 7 kebiasaan yang membuat perusahaan unggulan menjadi tumbang, yaitu:

  1. Penyangkalan terhadap realitas baru
  2. Rasa bangga berlebihan
  3. Rasa puas diri
  4. Ketergantungan pada kompetensi inti
  5. Cadok mata dalam melihat kompetisi
  6. Struktur raksasa
  7. Memacu produksi yang menimbulkan inefisiensi biaya

(Lebih lanjut tentang 7 kebiasaan itu klik disini)

Bagaimana Appreciative Inquiry menjawab 7 tantangan tersebut? Bagaimana tepatnya, Appreciative Inquiry memastikan keunggulan organisasi?
Continue reading Memastikan Keunggulan Organisasi