Dashyatnya Karya Sang Maestro: A.T Mahmud

Lagu anak karya A.T Mahmud, mudah, enak di dengar sekaligus menggenapi jiwa. Karya yang dapat memfasilitasi pengembangan personal brand kita.

Masih ingat “pelangi-pelangi alangkah indahmu”?
Masih ingat “cicak-cicak di dinding”?
Mungkin itu akan menjadi lagu abadi
Lagu yang akan terus kita nyanyikan dan kita ingat
Bahkan ketika kita lupa, siapa pengarang lagu itu

Hari Selasa (06/07/2010), pengarang lagu abadi itu meninggal dunia
Dan kita patut berduka dan merasa kehilangan
A.T. Mahmud selama hidup telah menciptakan sebuah karya yang luar biasa
Keindahan karyanya mewarnai masa kecil kita, dan ingatan kita

Lagunya memang pas buat kemampuan anak. Mudah dinyanyikan
Lagunya memang pas buat telinga anak. Enak dan ringan didengar
Lagunya memang pas buat jiwa anak. Ceria, kreatif dan menggenapi jiwa

Dalam salah satu workshop, saya menggunakan salah satu lagunya
Buat menstimulasi peserta masuk kembali dalam masa anak-anak mereka
Menjadi “anak” yang optimis menatap masa depan
Menjadi “anak” yang ceria dan menebarkannya pada dunia
Sekaligus, merefleksikan kegenapan jiwa selama perjalanan hidup

Lagu itu, Anak Gembala, lagu yang dinyanyikan dengan pas oleh Tasya
Dan kebetulan, Damai juga suka menyanyikan lagu ini


Lirik
Anak Gembala

Aku adalah anak gembala
Selalu riang serta gembira
Karena aku senang bekerja
Tak pernah malas ataupun lengah

Tralala la la la la
tralala la la la la la la

Setiap hariku bawa ternak
Ke padang rumput,dikaki bukit
Rumputnya hijau,subur
dan banyak
Ternakku makan tak pernah sdikit
Tralala…….

Kalau lagu ini singkat, semua pasti tahu
Kalau lagu ini mudah, semua bisa mencoba
Kalau lagi ini enak, semua bisa mendengar
Tapi tahukah bahwa lagu ini begitu lengkap
Dalam kajian personal brand, lagu ini begitu kuat brandnya, anak gembala
Perhatikan, judulnya adalah brand itu. Sebuah identitas
Perhatikan,
Liriknya bercerita tentang
Passion, kebiasaan, aktivitas, dan bahkan hasil karya sang anak gembala

Dengan lagu simpel ini,
Saya memfasilitasi peserta menemukan jati dirinya. Apa passionnya? Apa kebiasaan yang akan dibangun? Apa aktivitas utamanya? Apa karya yang ingin diciptakan? Dan brand yang menjadi identitas dirinya.
Dengan lagu sederhana ini,
Saya memfasilitasi pengembangan personal orang-orang dewasa. Memudahkan proses pengembangan bahkan untuk mereka yang telah bukan anak-anak.

Maestro memang menghasilkan mahakarya.
Begitu pula dengan A.T. Mahmud

Hal lain lagi
Saya sungguh bersyukur akan adanya A.T. Mahmud
Lagunya membantu saya sebagai orang tua membangun rasa nasionalisme
Tanpa harus berceramah panjang lebar
Tanpa harus mencekoki dengan kata berbusa
Cukup dengan mengenalkan Damai dengan lagunya, Anak Indonesia
Terima kasih Pak! Selamat melanjutkan perjalanan!
Semoga berkah Tuhan selalu untukmu!

Published by

Bukik Setiawan

Blogger

4 thoughts on “Dashyatnya Karya Sang Maestro: A.T Mahmud”

    1. Hehehehe
      Kebalik pak
      Saya nulis ini karena terinspirasi setelah baca tulisan bapak itu
      Terus saya ingat pengalaman saya sendiri
      Trus saya tulis
      Jadi saya baca artikel bapak baru nulis
      Terima kasih inspirasinya pak

  1. wah…mas ini emang jeli…saya baru nyadar saya ngefans berat sama almarhum AT mahmud setelah baca tulisan ini…hahahahahahahaha…
    selamat jalan mr mahmud..semoga Tuhan melimpahio anda keceriaan dan kebahagiaan yang penuyh ridhoNya di sana..amin.

Gimana komentarmu?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.