Pirate Radio atau Jalan Pendidikan

Sejak minggu siang (07/08), saya bertemu Andrie Firdaus untuk membahas modul #KelasTakita, sambil sesekali menangkap Pokémon *eh. Malam hari topik obrolan semakin beragam. Salah satunya ngobrol tentang film Pirate Radio, sebuah film yang terinspirasi dari kisah nyata mengenai sebuah radio rock di Inggris pada tahun 1960-an. 

Pada zaman itu, musik rock berada pada puncak kejayaan tapi hanya mendapat porsi kecil di radio pemerintah karena dianggap “mengganggu stabilitas”. Beberapa orang kemudian membuat radio rock, tidak tanggung-tanggung, yang studionya berada pada sebuah kapal yang mengapung di laut utara yang dingin. Kehadiran radio itu membuat gerah, sehingga menteri informasi Inggris pun berupaya dengan segala cara menutup radio tersebut.

Pada akhirnya, studio Pirate Radio diserbu aparat. Para penyiarnya tetap teguh dengan idealisme, bertahan hingga detik-detik terakhir studio mereka tenggelam ke dasar laut. Dan hingga detik terakhir, sang menteri tetap tidak mengijinkan petugas mengirim perahu penyelamat.

Di tengah kapal yang setengah tenggelam, sang tokoh utama Pirate Radio, menyampaikan siaran terakhir…..

“Tahun-tahun akan datang dan pergi…..
Dan para politisi tetap akan enggan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik
Tapi di seluruh dunia, muda-mudi akan selalu bermimpi
dan mewujudkan mimpinya ke dalam lagu.”

Pendidikan bukan cara mewariskan kemapanan masa lalu yang beku. Pendidikan adalah jalan mewujudkan harapan masa depan di masa kini, dengan segala cara yang bisa…..

Published by

Bukik Setiawan

Blogger

Gimana komentarmu?