search

Mimpimu, Personal Brand Kamu

Jangan remehkan kekuatan mimpi. Ada banyak kisah nyata yang membuktikan kekuatan mimpi, membuktikan mimpimu adalah personal brand kamu. 

Dunia perfilman Indonesia yang semula terlelap dengan cerita komedi romantis atau cerita hantu berbumbu sensualitas sontak terbangun dengan kebangkitan cerita-cerita inspiratif yang sarat makna kemanusiaan dan kesederhanaan, jauh dari kemewahan duniawi. Sebut saja kisah ‘Laskar Pelangi’ milik Andrea Hirata atau kisah ‘9 Summers 10 Autumns’ milik Iwan Setyawan.

Kamu sudah pernah menonton kedua film itu? Jika belum, sempatkanlah untuk menonton karena tidak ada ruginya untuk ‘nutrisi’ dirimu :D. Mengapa? Tenang, sinopsisnya tidak akan diungkap dalam tulisan ini. Yang menarik dari film itu adalah keduanya sama-sama merupakan perjalanan hidup seseorang yang bermula dari mimpi.

Coba bayangkan! Apakah saat si pelaku saat menjalani kehidupannya yang keras di masa lalu, sempat memikirkan bahwa kisah hidupnya ini akan menjadi buku dan film yang terkenal di pelosok negeri? Jangankan memikirkan terkenal, memikirkan uang saja mereka sudah sulit. Yang ada di dalam diri mereka adalah semangat untuk terus melanjutkan sekolah dan meraih mimpi. Ya, mimpi! Mimpi adalah kata kuncinya!

Mimpi adalah kunci untuk kita menakhlukkan dunia berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya…” (Laskar Pelangi – Nidji)

 9 summers 10 Autumns | Mimpimu, personal brand kamu

Bagaimana dengan mimpimu? Apa mimpimu? Apa yang kamu lakukan untuk meraih mimpimu? Tiga pertanyaan di atas memang akan ‘sedikit’ mengusik waktumu hari ini saat membaca tulisan ini. Mimpi bukanlah sekedar mimpi, percayalah. Jika kamu bisa mengelola mimpimu dengan baik, maka akan ada ‘double rewards’ yang akan kamu dapatkan. Pertama, mimpimu akan benar-benar terwujud. Kedua, kamu akan mendapatkan sesuatu yang lebih dari mimpimu, yaitu mimpimu akan menjadi perwakilan siapa dirimu.

Nah, poin kedua ini menarik tetapi sering dilupakan oleh orang-orang. Saking sibuknya mengejar mimpi, orang-orang lupa bagaimana mengelola mimpinya sehingga bisa menjadi perwakilan siapa dirinya. Siapa sih yang tidak ingin, ketika kamu sedang bercerita  tentang mimpimu, orang-orang yang mendengar langsung bisa menyimpulkan siapa dirimu? Yup, your dream as your personal brand.

Kembali lagi ke kisah Andrea Hirata dan Iwan Setyawan. Andrea Hirata, anak seorang buruh tambang di Belitong yang akhirnya bisa mendapatkan beasiswa dan kuliah di Perancis. Iwan Setyawan, anak seorang supir angkot di kota Batu, Malang yang akhirnya bisa bekerja di New York dan membuat bangga keluarganya. Mimpi kedua orang itu dicetak menjadi buku dan film yang dinikmati oleh orang-orang di pelosok negeri. Sebagai apakah mereka dikenal kini? Yup, mereka adalah contoh sukses ‘your dream as your personal brand

Jangan salah, mimpi tidak akan menciptakan dirimu sebagai sosok yang ambisius mengejar sesuatu di hadapan orang-orang. Justru, dengan mengelola mimpimu dengan baik, kamu akan dikenal sebagai pribadi yang inspiratif, penuh semangat, antusias, optimis, visioner, dan pantang menyerah.

Say ‘Yes’! My dream as my personal brand!

Sumber Foto: Pages Facebook 9 Summers 10 Autumns 

Incoming search terms:

Tags: , ,

3 Comments

  1. Posted June 25, 2013 at 2:28 pm | Permalink

    keren artikelnya, menggugah hati. thanks

  2. medha
    Posted June 26, 2013 at 7:43 pm | Permalink

    Mimpi, saya mau dong menuliskan mimpi saya di sini. Katanya kalo kita menceritakan mimpi kita kepada semakin banyak orang, maka akan semakin banyak juga yang akan mendoakan mimpi-mimpi kita supaya kesampean. Kita juga pasti akan lebih semangat mengejar mimpi itu, karena semakin “malu” kalo gak kesampean.

    Tahun depan, saat umur saya 25 tahun, saya bermimpi :
    1. Sudah ketemu sama pemilik tulang rusuk saya.
    2. Sekolah master lingkungan di Bandung.
    3. Tetap menulis cerita sains untuk anak-anak.

    Jadi, terimakasih Hety atas tulisannya yang keren. Mari semangat menujudkan mimpi :3

  3. Posted July 6, 2013 at 11:03 pm | Permalink

    Wah, setuju banget kak. “Mimpi” itu semacam minuman multivitamin buat hidup kita. Dengannya, kita jadi merasa lebih “greng” dalam menjalani hidup. Ya ga sih? hehe. Inspiratif. :)

One Trackback

  1. […] Jangan remehkan kekuatan mimpi. Ada banyak kisah nyata yang membuktikan kekuatan mimpi, membuktikan mimpimu adalah personal brand kamu.  […]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi