search

Menjadi Manajer Apresiatif

Bayangkan, bagaimana kalau bawahan kita atau mantan bawahan kita memberi komentar tentang kita dengan kata-kata, “Beliau adalah atasan paling hebat yang pernah saya miliki”. Kira-kira apa yang membuat bawahan akan memberi komentar seperti itu? 

Salah satu persayaratan perusahaan yang unggul adalah mempunyai manajer yang hebat. Riset yang dilakukan oleh Gallup terhadap 80.000 manajer menunjukkan manajer yang hebat adalah manajer apresiatif, yaitu manajer yang memahami kekuatan unik bawahan dan berhasil mengubahnya menjadi kinerja puncak. Manajer appresiatif adalah manajer yang mampu membangun budaya pembelajaran bagi bawahan dan team kerjanya. Manajer appresiatif membangun budaya pembelajaran setelah ia menyelesaikan coaching pengembangan bagi bawahannya. Ia menjadi role model bagi perilaku kerja bawahan dan team kerjanya dengan mengaktifkan setiap kekuatan unik yang dimiliki bawahannya.

Manajer apresiatif dapat diibaratkan seperti pemain catur. Bagi pemain catur, setiap bidak catur mempunyai kekuatan unik dan mempunyai jalan tertentu dalam memainkan perannya. Manajer yang appresiatif sadar bahwa tidak akan pernah menang apabila mereka tidak peduli akan keunikan bawahannya. Mereka belajar mengintegrasikan berbagai kekuatan unik dalam sebuah strategi memenangkan permainan.

Bagaimana kapasitas anda sebagai manajer? Bagaimana kapasitas manajer anda? Apa aktivitas aktual seorang manajer yang apresiatif?

a. Temukan Kekuatan Unik
Kenali kekuatan bawahan anda. Turun ke lapangan, amati mereka bekerja, kenali bagaimana mereka merespon suatu kejadian, dan bila perlu catat respon mereka itu. Ajukan pertanyaan, “bisakah anda ceritakan hari terbaikmu dalam 3 bulan terakhir, hari dimana anda begitu bersemangat bekerja? Simak apa aktivitas yang sesuai dengan passion mereka.

Kenali kelemahan bawahan anda. Kenali tapi jangan menjadi fokus dalam komunikasi anda dengan mereka. Tawarkan pelatihan atau strategi lain untuk mensiasati kelemahan mereka.

b. Aktivasi Kekuatan Unik
Piculah karyawan anda untuk menggunakan kekuatan unik mereka. Beri mereka apresiasi sesuai dengan keunikan mereka. Orang ingin dihargai dengan cara yang tepat. Dan percayalah, uang bukanlah pemicu karyawan menggunakan kekuatan mereka.

c. Lakukan Pengembangan
Gunakan waktu anda bersama karyawan anda. Lakukan pengembangan melalui coaching untuk memfasilitasi optimalisasi kekuatan unik mereka.

Apa manfaat menjadi manajer apresiatif ?
Bagi diri sendiri, percayalah menjadi manajer apresiatif akan membuat anda nyaman bekerja bersama dan memudahkan anda mencapai target. Bagi organisasi, manajer yang apresiatif akan menciptakan karyawan yang engaged, karyawan yang bekerja sepenuh hati dan bangga akan pekerjaan mereka. Karyawan yang engaged itu lebih sedikit melakukan kesalahan, lebih tinggi produktivitasnya, lebih kreatif.

Bagaimana mengukur manfaat training ini ?
Pelatihan Menjadi Manajer Apresiatif adalah intervensi pengembangan kapasitas personal manajer untuk melejitkan employee engagement index. Anda bisa melakukan pengukuran index tersebut karena kami juga mengembangkan E2 Survey yang meraih SDG Award 2010.

Bagaimana menjadi manajer apresiatif ?
Kami menawarkan pelatihan tingkat dasar selama 2 hari untuk belajar bersama menjadi seorang manajer yang apresiatif.

Incoming search terms:

Tags: ,

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi