search

Memotret, Menemukan Sudut Pandang Berbeda

Memotret itu belajar menemukan sudut pandang berbeda, sudut pandang yang indah. Setidaknya itu yang aku pelajari selama beberapa minggu terakhir bermain instagram. 

Telat banget sih aku mencoba fotografi, bahkan bermain instagram pun telat. Itu pun gara-gara dikompori berkali-kali sama @kreshna setiap kali ketemu. Ketika sudah banyak yang pakai, baru aku mulai bikin akun instagram >> bukik. Bahkan Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, sampai sudah mengumpulkan 9.1 triliun rupiah untuk membeli instagram. Syukurnya, aku bermain instagram gratis, gak perlu bayar *oygakadahubungannya

Oh ya cerita sedikit buat yang belum tahu, instagram itu media sosial berbasis foto. Sangat populer dalam waktu singkat karena media sosial ini simple, mudah dan praktis. Motret apapun harus diformat kotak ukuran 612 x 612, tidak bisa ukuran lain. Foto dengan ukuran lain akan dimodifikasi dalam instagram. Edit foto pun fasilitasnya terbatas, mengandalkan 12 filter, tilt, dan blur.

Kategorisasi foto dalam instagram simpel, cukup menggunakan tagar atau kata kunci dengan awalan #. Semisal, #sunrise. Kita pun bisa mencari foto dengan menggunakan tagar. Media sosial yang mudah bagi kebanyakan orang meski tidak luwes bagi kreativitas seorang fotografer profesional.

Dalam sebulan ini, instagram jadi bahan pembicaraan. Pertama, instagram yang awalnya hanya untuk iOS, sekarang bisa juga digunakan di android (Baca lengkapnya disini). Dampaknya, jutaan pengguna baru pun menggunakan instagram. Kedua, instagram dibeli Facebook. Kontan saja banyak sindiran, nyinyir bahkan cacian langsung ditujukan pada Facebook. Ada kekhawatiran instagram akan dimatikan sebagaimana aplikasi lain yang dimatikan Facebook setelah dibeli.

Instagram itu aneh. Media sosial ini belum menemukan model bisnis bagaimana mendapatkan uang untuk menghidupi bisnisnya tapi sudah menjadi media bagi bisnis lain untuk mendapatkan uang. Contohnya, instacanv.as, sebuah marketplace yang memungkinkan orang jual beli foto instagram. Meski gratis, tapi tidak mudah membuka galeri disana. Kita harus mengajak teman-teman untuk meminta kepada instacanv.as untuk membuka galeri kita. Sayangnya, galeriku pun belum buka. Kalau mau bantu, klik dan minta galeriku dibuka di tautan ini –> http://instacanv.as/bukik

Apa dampaknya instagram bagiku? Semua obyek adalah obyek foto huehehehe. Pergi kemana pun, aku jadi peka dengan obyek-obyek yang memikat untuk difoto. Bahkan seringkali, bukan menemukan obyek menarik tapi menemukan sudut pandang menarik terhadap suatu obyek yang biasa-biasa saja. Jadi ingat kata-kata Marcel Proust , “The real voyage of discovery consists not in seeing new landscapes, but in having new eyes.”

Aku menyebutnya mata apresiatif. Mata yang peka pada sisi indah dari segala sesuatunya. Sebagaimana kemampuan melihat pelangi ditengah gelapnya badai. Mata apresiatif berani keluar dari cara pandang biasa, menyelusuri berbagai kemungkinan dan menemukan sudut pandang terbaik yang bisa menghasilkan keindahan suatu obyek. Aku tampilkan beberapa contoh. Ehm tapi aku sebenarnya tidak tahu teori dan teknik fotografi. Hasil foto ini, seperti kata @Didinu, keberuntungan seorang pemula.

Ini ceritanya sudah muter-muter tapi tidak menemukan obyek untuk dipotret. Terus duduk di meja, ngopi. Dan tiba-tiba "melihat" kopi dalam sinaran cahaya matahari

Ini memang sengaja jalan-jalan ke sawah buat motret. Muterin kebun timun sampai menemukan sudut pandang untuk motret ini

Lagi ke warung sebelah. Barusan keluar warung tiba-tiba melihat kedua makhluk mungil ini sedang sarapan

Lagi di bengkel mobil, mampir ngopi. Mau motret grafitinya kok jelek, mau motret kopinya kok kerasa polosan. Akhirnya, dijejerkan.

Mata apresiatif ini bisa jadi modal awal kreativitas. Semakin luwes mata kita menemukan keindahan dari hal biasa maka semakin kita jadi kreatif, semakin kita bisa menemukan sudut pandang yang berbeda. Semacam posting ini pembenaran buat hobi baruku ya huehehehe

Nah disela-sela obrolan kumpul bocah #IDcerita, tercetus ide buat bikin komunitas dan kemudian @zulsdesign usul sebuah nama unik #hellogram. Malamnya langsung disharingkan di twitter dan lumayan dapat respon positif. #hellogram itu komunitas penyuka instagram dari semua peralatan (iOS maupun android) dan semua genre foto (kuliner, lanscape, human interest dll). Buat apa? Ya bersenang-senanglah. Apalagi…

Kopdar perdana #Hellogram regional Surabaya dilangsungkan bersamaan dengan Kopdar Onliner Surabaya pada Minggu 15 April 2012 jam 17.00 WIB. Aku datang pertama kemudian di susul @inijie, @anank7 dan @ngKongparto yang langsungan berburu foto keren di sekitar lokasi kopdar. Gayanya macam-macam, setiap orang ternyata punya gayanya sendiri. Sampai kemudian kami di tegur oleh satpam perumahan yang mengatakan bahwa memotret harus ijin. Kami langsung berhenti memotret. Sebentar. Habis itu lanjut lagi hehe

Setelah insiden itu, baru deh teman-teman lain berdatangan. Teman yang paling seru itu @sikirun yang main instagram pakai blackberry….nah lho…..emang bisa? Ternyata BB dipakai cuma buat motret setelah itu ditransfer ke ipod touch, baru deh otak-atik instagramnya. Nah teman satu ini punya gaya motret paling unik, bisa dilihat di bawah ini gayanya.

Setelah pada ngumpul, setiap orang ngobrolin pengalaman main instagramnya. Ada yang makai iOS, ada yang makai android dan itu ada yang makai BB kombinasi dengan itouch. Dari hasil ngobrol itu ketemu perbedaan mendasar antara instagram di android dengan di iOS yaitu pada sifat kanvas. Pada android, kanvas yang diubah-ubahnya menyesuaikan dengan foto. Sementara pada iOS, fotonya yang diubah-ubah menyesuaikan kanvasnya. Ah banyak trik yang aku pelajari dari teman-teman. Buat yang di Surabaya, jangan lupa follow @sikirun yang akan menginformasikan kegiatan seru #hellogram regional Surabaya berikutnya.

Setelah ngobrolin #hellogram, berdatangan komunitas onliner Surabaya yang lain. Ada blogger TPC, dBlogger, IDgeeks, Mozzila juga teman-teman Koprol. Tambah seru obrolannya. Sampai kelaparan….mana makan? Mana? Berhubung karena berhubung kami pesan makan sendiri dan bayar sendiri-sendiri. Tapi tetap seru kok (baca: ikut makan makanan teman hehe). Setelah foto bareng dan ngobrol absurd ngalor ngidul akhirnya kopdar selesai. Terima kasih buat semua teman yang telah hadir.

Oh ya teman-teman kota lain boleh lho bikin #hellogram dikota masing-masing. Sementara, Jakarta dan Yogyakarta yang sudah menjadwalkan untuk melakukan kopdar juga. Siapa menyusul?

Bagaimana pengalamanmu menggunakan instagram?

Incoming search terms:

Tags: , , , , ,

23 Comments

  1. Posted April 15, 2012 at 9:45 am | Permalink

    eaaa.. mas bukik ngepoating »:p

    aku juga baru2 ini mas pake instagram.. lagian baru ada juga di anderoid.. sampe skrg bingung mau foto apaan ~_~

    • Posted April 30, 2012 at 8:38 pm | Permalink

      Gara-gara ada yang nagih di twitter sih hehe
      Moto apa aja yang menurutmu keren…

  2. Posted April 15, 2012 at 1:05 pm | Permalink

    Keren pak idenya.. kalo saya, hasil instagram atau foto2 saya saya coba bagi ke teman-teman lain lewat blog khusus untuk bagi foto pak… tapi tetep di bawah domain utama, itung-itung biar bisa dinikmatin lebih banyak orang :D hehe.. Ayo foto-foto!!!

  3. Posted April 15, 2012 at 10:47 pm | Permalink

    Benar, mata apresiatif itu modal awal untuk menangkap momen & cari perspektif. Modal berikutnya adalah good taste untuk editing & touch up. :) Welcome to the addictive world of Instagram.

  4. Posted April 16, 2012 at 11:39 am | Permalink

    saya bukan pengguna instagram, tapi biasanya kegiatan jepret menjepret menggunakan kamera saku. Begitupun sudut pandang sering tak terjadi seperti yang diharapkan. Intinya momen, ya kan Pak Bukik? :D

    • Posted April 30, 2012 at 8:36 pm | Permalink

      Bener…..kita cukup menyadari kapan berada atau dihadapkan pada momen yang tepat untuk memotret…..

  5. Posted April 16, 2012 at 4:18 pm | Permalink

    Hellogram? Hello plis dehhehehehe.
    Selamat buat lahirnya komunitas Hellogram.

    Etapi masak iya pak, Instagram akan ditutup sama facebook, gak lah keknya, gak yakin banget aku.

    • Posted April 30, 2012 at 8:35 pm | Permalink

      Makasih Rusa……

      Ehm gak tau juga sih…..tapi kemungkinan itu ada….lha wong mereka pemiliknya

  6. Posted April 16, 2012 at 10:19 pm | Permalink

    awal awal aja karyanya sudah bagus nih… masa sih baru pertama kali belajar fotography… anglenya juga bagus…

    • Posted April 30, 2012 at 8:34 pm | Permalink

      Sebelumnya sudah sempat makai BB untuk motret dan ditaruh di posterous. Lebih banyak belajar dengan mengamati foto-foto keren punya orang lain

  7. Posted April 18, 2012 at 11:01 am | Permalink

    gilak! gaul bangets!

    *for me as an android user, who has just used instagram, and found it’s quite boring..
    i ve been using pixlr-o-matic, little photo, or pudding camera on my andro, then share it through path..
    we’ll see if instagram can win my heart..

    *nulis pake inggris biar gaul jugak kayak pak Bukik :)

    • Posted April 30, 2012 at 8:33 pm | Permalink

      Buat fotografer profesional, instagram memang sangat terbatas, mengekang dan cuma gitu-gitu aja. Tapi buat yang amatiran, instagram bikin mudah banyak hal
      Dan hidup adalah mencari yang mudah *hehe

  8. Posted April 19, 2012 at 12:57 am | Permalink

    Sementara jadi penikmat aja. Karena sebagian dari garis kehidupan sebagai mahluk penikmat hehehe.. Pokoknya yang nikmat-nikmat dibabat aja hahaha

  9. Posted April 24, 2012 at 7:00 am | Permalink

    Jadi anda itu mau motret atau mau bikin komunitas motret? Kalo saya ngeblog aja *ngibrit

    • Posted April 30, 2012 at 8:31 pm | Permalink

      Ehm saya mau…..ehm mau….mau apa ya? *garukgarukkepala

  10. Posted April 28, 2012 at 6:42 pm | Permalink

    Saya pemakai setia instagram di Surabaya dgn ID @asrilicious , boleh juga kapan2 coba gabung. Salam kenal.

    • Posted April 30, 2012 at 8:30 pm | Permalink

      Sip……follow @hellogram di instagram ya

  11. chindar
    Posted May 1, 2012 at 5:28 pm | Permalink

    saya ingin mengadakan acara untuk komunitas ini (#hellogram), boleh saya minta CP nya, hp atau pin BB…btw ini based di surabaya kan?

  12. Posted May 8, 2012 at 7:53 am | Permalink

    Belum punya instagram *hape jadul*

  13. Danang
    Posted May 31, 2012 at 4:00 pm | Permalink

    Wahaha… Moto pake hape aja pak, hemat :)))

    Info lowongan kerja part time (online)

    Cara kerja:
    - Meng-input NAMA + EMAIL VALID
    - Untuk 1 data yang di input, dihargai Rp 10.000,-
    - Jika dalam 1 bulan mampu meng-input 200 data, akan ada bonus khusus.

    Syarat Utama harus memiliki rekening di Bank untuk transfer gaji yang akan dibayarkan.

    Info lebih lengkap » http://www.tu7uhtu7uh.co.cc

  14. Posted July 3, 2012 at 6:25 pm | Permalink

    instagram memang keren saya suka dengan idenya berbagi melalui foto….

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi