search

Kantor itu Bukan Tempat Kerja yang Asyik. Apa Kamu Setuju?

Banyak orang diam-diam merasa tidak betah bekerja di kantor. Mereka yang punya kesempatan memilih buat bekerja di perpustakaan, di rumah bahkan di cafe. Katanya sih lebih nyaman, lebih cozy gitu. Apakah kamu termasuk yang menjalani karir dengan cara itu? 

Ssst sekarang bukan saatnya buat diam-diam. Ternyata Jason Fried punya pendapat serupa. Ia mengatakan bekerja justru tidak terjadi di tempat kerja. Terlalu banyak gangguan yang memecah konsentrasi ketika bekerja di kantor. Jangankan membangun karir, bekerja saja terganggu. Darimana sumber gangguan itu? Ada dua sumbernya, rapat dan…….bos :D

Untungnya Jason Fried tidak cuma menyalahkan, tapi juga memberikan solusi agar kantor bisa jadi tempat kerja yang asyik. Mau tahu bagaimana bos dan rapat jadi sumber gangguan? Apa sih solusinya? Simak video ini….tenang videonya ada subtitle bahasa Indonesianya kok :D

Kalau sudah nonton videonya, bagaimana pendapat kamu mengenai pandangan Jason Fried? Setuju atau tidak setuju?

 

Incoming search terms:

Tags: , , , ,

14 Comments

  1. Posted June 5, 2013 at 2:42 pm | Permalink

    tergantung pekerjaannya sih bro. kalo ane, bekerja di rumah “_

    • Posted June 5, 2013 at 4:10 pm | Permalink

      Hahaha ya iya lah……lha tulisan ini kan nulisnya di pojokan rumah :D

  2. Posted June 5, 2013 at 4:09 pm | Permalink

    setuju sekali nih sama video ini.. rapat kadang memang mengganggu apalagi kalalu lagi serius membuat dokumen. Tapi kalau buat orang yang jabatan yang sudah tinggi seperti bos bos yang memang pekerjaannya rapat ya baik baik saja tuh beliau. Karena setelah rapat tinggal suruh suruh anak buahnya kerja… :)

    • Posted June 5, 2013 at 9:23 pm | Permalink

      Tapi tapi tapi kan kalau bos rapatnya gak di kantor *eh

  3. Posted June 5, 2013 at 4:30 pm | Permalink

    Agak setuju, mas. Banyak gangguan yang tidak bisa dihindari, terutama rapat. Kalau rapat tim masih bisa ditolak, tapi kalau sama bos besar kan ga bisa.
    Kantor memang jarang menjadi tempatku menyelesaikan tulisan, tapi cuma tempat mengumpulkan data. Nanti finalnya di rumah, kafe, jemputan, atau di mana yang ga dipanggilin orang.

    • Posted June 5, 2013 at 4:33 pm | Permalink

      Iya, harusnya ada hari tanpa rapat gitu yah
      Jadi hari yang lain ngumpulin data, terus di hari tanpa rapat itu kita selesain kerjaan

  4. Posted June 6, 2013 at 11:47 am | Permalink

    hahaha~ aku di kantor ngerumpi dan nelponin narasumber doang.. ngerjainnya yaa dirumah, di kantor malah nggak produktif :p

  5. Posted June 11, 2013 at 2:02 pm | Permalink

    Di kantor emang bosen :) enak kerja “lapangan”

  6. muhammad maksalmina
    Posted June 11, 2013 at 2:28 pm | Permalink

    asik, provokatif, memanaj gangguan sesuai kesepakatan komunitas agar penyelesaian pekerjaan optimal. hehe. lucu juga melihat ada pendapat seperti itu, berkreasi tanpa henti eh, ada bukunya ya kreatif sampai mati. :)

  7. Posted June 11, 2013 at 9:35 pm | Permalink

    Setuju banget, karena saya pernah mengalami kerja di kantor senin – jumat dari pagi sampai sore, dan sekarang sudah 7 tahun kerja lebih banyak di rumah, cafe, ngantornya paling 2x sepekan, dan itu lebih produktif :)

  8. Cheche
    Posted July 21, 2013 at 9:53 am | Permalink

    tergantung pekerjaan dan individunyanya bos. kalo kayak pekerjaanku sih banyak lapangan dan aku merasa lebih nyaman dan hidup kalo kerjanya di lapangan dan rumah. soalnya bos ngerti sendiri kan, aku pernah kerja kantoran dan itu serasa di dunia lain. Tapi ada juga orang yang ngerasa enjoy kalo dia duduk di kantor, dalam bilik kecilnya, semua inspirasi serasa bisa keluar dibilik kecilnya.

One Trackback

  1. [...] Banyak orang diam-diam merasa tidak betah bekerja di kantor. Mereka yang punya kesempatan memilih buat bekerja di perpustakaan, di rumah…  [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi