search

Bukik Bertanya: Garis Bebas yang Ndableg dari @Sketsagram

Orangnya kalem, sikapnya ramah. Tapi sikapnya berubah ketika menghadapi penguasa, menjadi Ndableg. Sendableg garis bebas yang menunjukkan kreativitas dan imajinasinya yang bebas meliar ke segala arah. Siapa dia? 

Aku ketemu sama Cah Ndableg ini di twitter. Aku coba ingat-ingat tapi ingatan yang tersisa di kepalaku adalah sebuah kartun buatannya Cah Ndableg yang keren dibawah ini. Jadi waktu itu, awal berdirinya Indonesia Bercerita yang menyediakan layanan podcast cerita anak. Entah kesambet angin mana, Cah Ndableg menawarkan diri untuk mengkartunkan sebuah cerita. Aku seneng banget karena bisa menyebarkan misi Indonesia Bercerita. Tambah seneng ketika melihat hasilnya yang cakep. Kalau mau melihat lengkapnya bisa klik di sini.

Petualangan Fibouli 01 - Kartun Ndableg

Kekuatan goresan garis bebasnya Ndableg itu pada ekspresi karakternya yang kena banget. Kekuatan karakter itu nampak di berbagai coretannya yang ada di blognya Ndableg.com. Ada kartun buat anak, avatar, ilustrasi macem-macem. Bahkan sekarang, beliaunya juga getol main videografis yang karyanya bisa dilihat di kanal YouTube : JendelaHukum. Ini kanal baru sih, kanal Youtube Personalnya Cah Ndableg sudah tidak ada ketika posting ini ditulis “- -. Belakangan baru diberitahu kalau pindah ke Vimeo Sketsagram. Ini salah satu video grafis karyanya


[Videografis] Delik Aduan Pasal Pencemaran Nama Baik from sketsagram on Vimeo.

Kenal di twitter ini kemudian berlanjut ke kopdar dan kerja sama yang lebih konkret. Berawal dari sebuah ide untuk menghidupkan Takita yang selama ini menemani follower twitter @IDcerita. Aku minta beberapa ilustrator untuk menerjemahkan ideku mengenai Takita. Dari beberapa orang yang mengajukan contoh gambar, aku paling sreg sama karyanya Cah Ndableg ini. Iya beliau bisa menerjemahkan sosok anak Indonesia yang ceria dan suka bercerita ini.

Takita Cah Ndableg Blog BukikOh ya buat yang belum tahu, Takita itu teman anak Indonesia, ikon dari media sosial bermana TemanTakita.com, media sosial yang mendekatkan keluarga. Baca lebih lengkap di sini.

Sudah penasaran ingin kenal orangnya? Langsung saja baca….sampai habis, diakhir ada kuisnya lho

Tentang Identitas Diri

Nama Iwan Hikmawan. Biasa dipanggil Iwan. Tapi di twitter beken dengan akun @cah_ndableg diambil dari username ndableg yang waktu itu aktif dipake di forum blog Politikana. Nama ndableg dipilih secara ngasal untuk register di forum itu.

Saya mempertahakankan nama ndableg, karena beberapa alasan. Dalam forum yang membahas carut marut politik di tanah air, semacam dibutuhkan sikap ndableg untuk bisa bertahan, sebagaimana para politisi-politisi itu pada ndableg dengan kepentingan pribadi, kelompok dan partainya. Tulisan saya mengenai hal itu bisa dibaca di sini. Nama ndableg dipertahankan karena temen-temen online dan media social lebih kenalnya dengan nama itu, disamping awalnya mau tampil anonymous ☺

Bukik Bertanya Cah Ndableg 2

Tentang Kejadian yang Mengubah Diri

Dulu pas SD tulisan saya jelek sekali. Gambar juga. Sampe suka diolok-olok tulisan saya seperti rumput jepang, kaku, dan tajam ke atas. Mungkin gara-gara olok-olok itulah, jadi pemacu buat saya kerja keras ngerubah tulisan dan gambar saya. Cukup lama juga akhirnya bisa ngerubah itu. Setelah lulus SD baru bisa membalik keadaan. Di SMP buku catatan pelajaran saya dikenal paling rapi, dan mulai ikut lomba-lomba menggambar.

Proses berubahnya kerja keras gimana caranya biar tulisan yang kayak rumput jepang minimal jadi bisa kebaca. Dulu suka niru-niru tulisan kakak yang bagus, yang kayak kaligrafi. Sama suka niru-niru gambar di majalah anak-anak. Dulu pake buku tulis khusus tulisan halus, yang ada 2 garis dalam satu lajur tulisan. Latihannya tiap malem kalo hari biasa, dan bisa full seharian kalo hari Minggu.

Pas SMA karena pengaruh temen, sering bolos sekolah. Bolosnya bareng temen-temen. Belajar males-malesan. Ranking di kelas menurun tajam. Mulai berubah sewaktu bapak sakit-sakitan. Bapak yang karakternya keras dan emosional, perlahan-lahan jadi religius. Nggak lama bapak berpulang. Jadi semangat lagi buat belajar, mewujudkan harapan ortu. Waktu kuliah sukses dapat beasiswa selama tiga tahun.

Waktu bapak sakit-sakitan, ngerasa harus lebih care sama keluarga. Kalo terus males-malesan dan prestasi belajar turun, orang tua bakal lebih kecewa dan tambah sakit nanti jadinya. Waktu itu motivasinya gimana caranya bisa nyenengin orang tua, bikin mereka tersenyum.

Setelah lulus kuliah, beberapa kali bekerja di instansi bidang teknik. Terakhir bekerja di pabrik baja. Perubahan radikal, memutuskan untuk keluar dan menggeluti pekerjaan yang berhubungan dengan desain (interior, komik dan videografis).

Bekerja di pabrik ngerasa jadi kayak robot. Gak ada variasi dan inovasinya. Di samping lama-lama kerja di pabrik merasa gak sesuai passion yang ke arah seni atau desain. Berbekal prinsip ‘rezeki sudah ada yang ngatur’ akhirnya cabut dari kerja di pabrik. Resiko rezeki gak stabil sebagaimana kerja di pabrik atau jadi pegawai, bisa dihadapi dengan melihat dan berkaca dari temen-temen yang tetap survive dengan pilihan profesi mereka yang ‘berbeda’

Bukik Bertanya Cah Ndableg 5

Tentang yang Dihargai

Saya menghargai diri sendiri karena Sumber perubahan itu diri sendiri. Walaupun ada stimulus dari luar, tapi keputusan akhir dan eksekusi itu diri sendiri pelakunya. Menghargai diri sendiri mengajari saya untuk bersikap berani dan jujur, walaupun itu susahnya minta ampun. Mengenali diri lebih akrab jadi tahu potensi diri yang sebenarnya.

Saya menghargai keluarga karena keluarga itu pen-support utama. Nasehat dan restu ibu terutama. Masalah apapun yang saya hadapi bakal terasa ringan kalo sudah minta doa dan perkenan ibu. Oh ya, saya cukup beruntung di keluarga punya partner yang asyik dalam kreatifitas, kakak dan adik yang pandai menggambar dan juara kaligrafi. Kalo lagi kumpul, kami suka menggambar bareng, dan saling kasih masukan.

Saya menghargai orang lain karena mereka punya andil cukup besar buat diri saya. Mereka kadang lebih jeli ngeliat potensi kita. Bahkan pengalaman pas SD dulu, olok-olok merekapun jadi pemacu saya buat berubah. Apalagi mereka, orang lain yang ngasih semangat dan ide inspirasi.

Saya menghargai Indonesia. Indonesia gimanapun ruwetnya realitas politik yang kita lihat sekarang, mengajari saya untuk tetep cinta tanah air. Apalagi potensi Indonesia itu luar biasa: budaya dan kekayaan alamnya. Selalu bergetar tiap mendengar lagu ‘Indonesia Tanah Air Beta’, sama lagu ‘Indonesia Raya’ “di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku..”

Saya menghargai kehidupan. Kehidupan itu satu-satunya kesempatan yang kita punyai. Dan kesempatan itu cuma sekali. Kehidupan sebagai ajang tempat berkreasi dan berkarya musti dimanfaatkan betul.

Tentang Simbol Diri
Pena atau kalau secara digital: stylus. Pena buat menulis apa menggambar. Selain menggambarkan aktifitas hobi/pekerjaan selama ini yg gak lepas dari pena/stylus, juga mengandung makna filososif kalo perjalanan hidup itu mesti kita coret sendiri pake pena/stylus diri kita.

Bukik Bertanya Cah Ndableg 6

Tentang Imajinasi Indonesia 2030

Orang-orang menjalani hidup dengan penuh kreatifitas dan imajinasi. Selain itu mereka mempunyai rasa humor yang tinggi, sehingga satu sama lain gak ada saling benci dan diskriminasi. Tindakan kecil yang saya lakukan untuk mewujudkan iamjinasi itu adalah menularkan virus humor dan kreatifitas ke masyarakat ☺

Tentang Judul Biografi
Judulnya ada kata2 garis bebas-nya. Ini maksudnya gambaran aktifitas saya yang suka menarik garis gambar secara bebas dan merdeka ☺

Tentang Hal Terkonyol
Dulu pas ospek pernah dihukum suruh lari sambil jongkok di depan semua peserta ospek, tapi dengan nekat saya usul sama si pemimpin acara ospek buat menggantinya dengan drama monolog berjudul, “Diam!” saya teriak kenceng sekali sampe semuanya diam. Lalu setelah itu saya bilang, “terima kasih semuanya sudah mensukseskan drama saya berjudul: DIAM ☺

Apa sepenggal kisah Cah Ndableg yang menurutmu menarik? Tulisakan di komentar ya  

Oh ya seperti minggu lalu, kali ini ada kuis Blog Bukik juga. Hadiahnya adalah……*jreng *jreng….ya benar dugaanmu. Boneka Takita. Ini penampakannya…

Takita di Blog Bukik

Cara ikut kuis ini:

  1. Follow @BlogBukik dan @Sketsagram
  2. Buat sebuah kalimat sekreatif mungkin dengan menggunakan kata pena
  3. Tweetkan dengan format “kalimat buatanmu, #demiTakita @BlogBukik”
  4. Ada dua pemenang: 1. Pemenang yang tweetnya paling kreatif. 2. Pemenang yang paling banyak ngetweet
  5. Kamu punya waktu sampai hari Rabu, 19 Juni 2013, pukul 23.50 WIB

Pemenang Kuis BlogBukik Minggu Lalu (Semua tweet bisa dilihat di sini)

  1. @AstiMahardikaa
  2. @TernyataFidi

Buat pemenang silahkan kirim email ke Bukik.com@gmail.com dengan subyek “Pemenang Blog Bukik” dan isi email “nama lengkap, alamat pengiriman, no hp dan akun twitter”, selambat-lambatnya Senin, 17 Juni 2013 pukul 21.50 WIB.

Incoming search terms:

Tags: , , , ,

One Comment

  1. Posted June 17, 2013 at 7:02 pm | Permalink

    :)

One Trackback

  1. [...] Orangnya kalem, sikapnya ramah. Tapi sikapnya berubah ketika menghadapi penguasa, menjadi Ndableg. Sendableg garis bebas yang menunjukkan kreativitas dan imajinasinya yang bebas meliar ke segala ar…  [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi