search

Berapa Jumlah Kartu Nama di Dompetmu?

Sebelum membaca tulisan ini, cek dulu dompetmu. Sudah? Coba bandingkan, mana yang membuat dompetmu menjadi tebal? Kartu nama dari beberapa orang yang sengaja kamu simpan atau uangmu? 

Kalau jawabanmu adalah yang pertama, maka pertanyaan selanjutnya adalah mengapa kamu menyimpan kartu nama orang-orang itu? Seberapa penting benda itu sehingga kamu rela menyediakan ruang di dompetmu untuk menyimpannya?

Kapan giliranmu?  Kapan giliranmu mendapatkan ruang di dompet orang lain?

Pertanyaan pembuka tulisan tadi sebenarnya terinspirasi dari seorang teman. Suatu ketika, dompet miliknya  menjadi tebal bukan main. Ternyata, bukan uang yang membuat dompetnya terlihat tebal, melainkan kartu nama dari beberapa orang yang sengaja dia simpan.

Beberapa orang kadang terlihat sibuk menyimpan kartu nama orang-orang yang mereka anggap penting. Uniknya, si penyimpan justru tidak mempunyai kartu nama sendiri. Mereka menganggap bahwa kartu nama tidaklah penting, hanyalah milik orang-orang yang berpunya, orang-orang yang sibuk, dan orang-orang yang penting saja.

Kalaupun mereka mempunyai kartu nama, pastilah dibuatkan oleh kantor, tempat mereka berasosiasi. Maka jadilah nama mereka akan bersanding dengan logo perusahaan atau institusi tempat mereka bekerja. Lalu, apa yang terjadi ketika mereka sudah tidak bekerja di tempat itu? Bagaimana dengan nasib kartu nama itu?

kartu nama blog bukik

Anggapan  kartu nama hanya milik orang penting dan sibuk itu keliru. Apapun profesimu, di manapun kamu bekerja, kartu nama memiliki peranan yang penting, terutama dalam hal membangun personal brand dan networking.

Apa itu personal brand? Personal brand adalah predikat yang disandang oleh setiap orang dalam lingkup sosialnya. Membangun personal brand tidaklah serumit yang kamu bayangkan. Dengan memiliki kartu nama saja, kamu sudah mulai membangun personal brand-mu. Apalagi kalau kamu memberikannya kepada orang lain atau mitra, maka dapat dikatakan, kamu sudah membangun networking-mu.

Apa saja yang tercantum dalam kartu nama? Selain namamu, tuliskan alamat, nomor telepon, dan email. Bisa juga, kamu tambahkan alamat blog-mu. Berikan informasi yang cukup dan tidak berlebihan, tetapi orang dapat menghubungimu dengan mudah. Desain dan modelnya dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Ada baiknya jika kamu memilih bahan dari kertas, sehingga orang lain dapat menuliskan catatan di belakangnya jika ada keperluan.

Sederhana, bukan? Yuk, kita bangun personal brand dan networking kita dari kartu nama! Berapa kartu nama di dompetmu?

Foto diambil dari sini.

Incoming search terms:

Tags: , , , ,

12 Comments

  1. Posted June 16, 2013 at 3:43 pm | Permalink

    blas gak nyimpen kartu nama di dompet om. tapi di tas kecil yg biasanya dibawa buat wadah tablet xixi.. itupun kartu namaku sendiri yg banyak, kartu nama punya orang setelah disalin nomernya ke henpun biasanya ditaruh di wadah kartu nama di salah satu slorokan/laci meja kerja saya

    pernah lihat kartu nama seorang kawan, karena dia ini kerja di beberapa tempat maka dia bikin 1 kartu nama dengan banyak logo perusahaan/kampus :d

    • Posted June 16, 2013 at 9:41 pm | Permalink

      Iya betul, sama aku juga gitu……kalau males malah dari kartu nama belum juga pindah ke iphone. Ada sih aplikasi buat mindahin, tapi tetep aja males huehehe

      Iya beberapa teman yang punya banyak bisnis, punya kartu nama buat setiap bisnisnya

  2. theda
    Posted June 16, 2013 at 7:32 pm | Permalink

    Ada juga yg menuliskan hobi di kartu namanya loh. Siapa tau bs jd jejaring bagi yg punya hobi sama

    • Posted June 16, 2013 at 9:41 pm | Permalink

      Ah asyik itu…..jadi bisa buat bahan obrolan kenalan baru juga

      • Posted June 17, 2013 at 3:28 pm | Permalink

        wah boleh juga yah…
        kadang ketemu orang bingung cari bahan obrolan….

        • Posted June 17, 2013 at 3:51 pm | Permalink

          iya aku juga baru kepikiran gara-gara komentar sebelumnya….asyik lagi kalau ditulis film kesukaan kali ya :D

  3. Posted June 17, 2013 at 1:17 pm | Permalink

    Dompetku tebel karena kartu member sih, Mas :D
    Member spa, member toko lingerie, member fitnes, member perpus, segala macam member hahaha

    • Posted June 17, 2013 at 4:08 pm | Permalink

      Wohooooo kakak sosialita sekali……
      Nanti kalau butuh-butuh apa boleh ya pinjam kartu membernya :D

  4. Rinda
    Posted June 18, 2013 at 7:41 pm | Permalink

    Nah…ini sempat jadi pembahasan beberapa teman saya, karena saya orang yang tidak pernah membuat kartu nama. Hahaha… sampai kemarin ini, dibuatkan kartu nama oleh teman saya. Saya masih menganggap hemat kertas, lebih baik saya langsung catat nomornya di ponsel. Jauh lebih efektif dan mudah ditemukan. ;)

    • Posted June 19, 2013 at 11:13 pm | Permalink

      Bener juga sih, kartu nama hanya sebuah alat
      Tergantung pada kebutuhan kita
      Kartu nama menawarkan nilai personal dan keunikan yang lebih
      Bisa menciptakan kesan personal daripada sederet no telp :D

  5. Posted June 22, 2013 at 1:44 pm | Permalink

    Hohohoho…kartu nama. Sepucuk kertas kecil ini dari jaman dulu masih MLMan, masih saya anggep penting sampe sekarang om Bukik. Kalo dulu sih saya tulis di kartu nama pake jabatan yang keren2 gitu (mulai dari Personal Franchise Consultant, Distributor Suplemen Kesehatan, Creative Conceptor) sampe akhirnya sekarang mulai bergeser. Di kartu nama pribadi saya, sekarang tertulis “Pembelajar Bodoh” sebagai personal brand saya

    Dan gara2 postingan ini, saya mohon ijin bikin postingan dengan tema yang sama yaaaak

  6. Posted July 6, 2013 at 11:15 pm | Permalink

    Wahaha, saya tertampar nih Kak. Baca tulisan di awal, lalu cek dompet, eng ing eng, lebih banyak kartu nama yang saya simpen. Dan saya sendiri ga punya kartu nama. Wew. haha. @___@ Kadang saya pikir kartu nama dipakai orang buat ajang show off kalo mereka kerja di perusahaan x atau perusahaan y. Jadinya saya sendiri males bikin. Huhu. Tapi poin menjalin relasi saya setuju sih. Namun mungkin yang tak kalah penting, bagaimana kita tetap menyambung silaturahim dengan orang2 itu, ga hanya sekedar nyimpen kartu namanya doang. Yippiii. :D

One Trackback

  1. […] Sebelum membaca tulisan ini, cek dulu dompetmu. Sudah? Coba bandingkan, mana yang membuat dompetmu menjadi tebal? Kartu nama dari beberapa orang yang sengaja kamu simpan atau uangmu? Kalau jawaban…  […]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

Blog Bukik - Karir, Teknologi dan Organisasi