Grogi Menghadapi Wawancara Kerja

Wawancara Kerja Bikin Kamu Keringatan? Ini Tips Buat Kamu

Wawancara kerja itu ditakuti banyak orang, mungkin kamu salah satunya. Meski sudah persiapan, tapi pas wawancara kerja, bukannya lancar menjawab malah berkeringat karena saking groginya.

Wawancara kerja sudah menjadi standar dalam proses seleksi karyawan. Awalnya mungkin kamu mengirim setumpuk lamaran kerja, kemudian menunggu panggilan tes seleksi. Ada yang dipanggil langsung untuk mengikuti wawancara kerja, ada yang terlebih dahulu mengikuti tes psikologi atau tes lainnya. Ketika tes massal yang melibatkan banyak orang, kamu mungkin masih bisa menenangkan diri “Ah banyak teman, woles”. Tapi apa yang terjadi ketika wawancara kerja?

Kamu sendirian ketika wawancara kerja. Iya seorang diri diwawancarai oleh orang HRD atau atasan di tempat kerja yang kamu tuju. Kalau yang wawancara cakep, salah tingkah. Kalau yang wawancara tampak galak, wajar kalau kamu grogi. Terus beberapa diantara kamu sampai keringatan saking groginya. Apalagi kalau pengalaman pertama wawancara kerja, kalau kamu tidak tahan banting, mentalmu pasti terbanting.

Grogi Menghadapi Wawancara Kerja

Nah kita akan berbagi 5 tips persiapan menghadapi wawancara kerja. Baca, pahami, bila belum paham, tanyakan di kolom komentar ya

  1. Lakukan Googling mengenai tempat kerja kamu. Pelajari apa bisnis dan keunggulannya. Dimana saja kantor cabangnya. Bagaimana perkembangan bisnisnya. Pelajari semua. Nah kalau tidak ada di internet, pelajari perusahan sejenis. Misal nih kamu melamar di PT. Percetakan A tapi tidak ada di internet. Kamu bisa pelajari percetakan yang lain
  2. Tanya ke temanmu yang sudah pernah mengikuti wawancara kerja. Tanya bagaimana prosesnya, apa saja yang ditanyakan, apa yang dilakukannya. Tanya sebanyak mungkin sampai kamu bisa membayangkan secara detil
  3. Latihan wawancara kerja. Kamu punya sobat baik, lakukan wawancara berpasangan, bergantian bermain peran. Cobalah peran “cool” sampai peran galak. Kalau tidak punya sobat baik, berlatih sendiri. Boleh didepan kaca. Boleh berkhayal, asal tidak kebablasan mengkhayalkan gebetanmu *eh
  4. Kenali diri kamu, semakin mengenal diri semakin percaya diri Apa kekuatan dan keahlianmu? Apa misimu dalam bekerja? Bagaimana gaya kerjamu? Simpelnya, kenali personal brand kamu. Apa itu personal brand? Baca posting lain di Blog Bukik tentang Personal Brand :D
  5. Terakhir tapi tidak kalah penting, mandi dan pakai deodorant. Selain mencegah keringat, bisa bikin kamu pasti lebih percaya diri…..kan kan?

Boleh dicoba kelima tips persiapan menghadapi wawancara kerja diatas. Punya tips lain? Tulis dikomentar. Sudah mempraktekkan tips itu? Tulis dikomentar juga. Tuliskan apapun, tapi tanpa berkeringat ya :D

Baca juga: Pertanyaan Wawancara Kerja STAR dan Cara Menjawabnya

Incoming search terms:

Published by

Bukik Setiawan

Blogger

12 thoughts on “Wawancara Kerja Bikin Kamu Keringatan? Ini Tips Buat Kamu”

  1. Paling utama ya itu mas. Mengenali perusahaan tempat kita wawancara itu. Kalau gak, repot bin repot deh.
    Terus harus mengenali diri sendiri. Apa yang kita inginkan dalam hal pekerjaan, kelebihan dan kekurangan kita.

  2. ah setuju banget dengan tips pra wawancaranya ;) ada beberapa tips tambahan nich dari saya, berdasarkan pengalaman saja :D

    1. setrika baju dan siapin sepatu yang akan dipakai wawancara dari malam harinya, biar pagi harinya kita ga dipusingin lagi dengan pakaian.
    2. tidur lebih awal atau tidur cukup, supaya besok harinya fresh dan ga bete kalo ditanya ini itu. yang biasa begadang, dipaksa tidur cepet dulu satu malam :p
    3. sarapan ;) untuk yang ga biasa sarapan, mungkin cukup makan bolu, lemper atau kue tradisional gitu, untuk mengganjal perut sementara. cuma untuk mencegah bunyi “kriuk” dari perut saat interview :”>
    4. datang interview lebih awal dari jadwal yang diberikan. pertimbangkan macet, mobil mogok atau kemungkinan lain. jangan terburu-buru atau mepet datengnya, mencegah panik.
    5. dengarkan musik atau lakukan sesuatu yang dapat menghibur hati dan menenangkan fikiran. ini untuk membantu kita menghandle emosi lawan bicara nanti. kita kan ga bisa prediksi mood pewawancaranya nanti seperti apa.

    oiya, jangan lupa berdoa sebelum interview, minta agar dimudahkan bicaranya, agar ucapan kita dimengerti dan agar dilancarkan semua prosesnya ^^

  3. Baru sekali saya ikut wawancara kerja , ternyata pengalaman organisasi juga ditanyakan looo … tapi mungkin tergantung perusahaannya ..

  4. Nice post!

    sambil menunggu antrian panggilan wawancara kerja, biasakan menyapa sesama pelamar kerja di samping kanan-kirimu. Ini terbukti efektif, lho! Mengapa?
    1. menyalurkan kegrogian. Daripada grogi sendiri, mending ngobrol santai dengan pelamar kerja yang lain
    2. berbagi info seputar perusahaan yang kamu lamar. Jadi, pengetahuanmu soal perusahaan nggak hanya melalui website perusahaan saja
    3. berbagi info seputar lowongan di perusahaan tetangga. haha. jadi, kalaupun nggak diterima, kamu sudah punya serepnya/cadangan =b
    4. networking. dijamin pertemananmu makin luas. “Eh, kamu temannya si anu ya?”, “Kamu adik kelas/kakak kelasnya anu ya?”, “Wah, ternyata kita satu tempat les” dan lain-lain. Jaminannya, kalau nanti interview bersama, kamu sudah mengenai musuhmu, eh sainganmu untuk mendapatkan pekerjaan itu..

    haha

  5. Entahlah, bagi saya pribadi jarang grogi saat interview. Saya sedikit menyisipkan lelucon ringan, tapi juga tergantung siapa yang sedang saya hadapi. Semisal saya pernah diwawancarai langsung dengan direktur asal korea, dengan bahasa inggris tentunya.. Well pertanyaannya sebenarnya sudah tuntas terjawab, tapi mereka ingin lagi saya jawab, karena sifatnya obyektif, saya pikir nyelenehin dikit ga mempengaruhi. Pertanyaannya “bagaimana kamu bisa mengatasi permasalahan desain di website kami?” Jawab “refer…….”, “more!”, “mungkin saya juga akan mencarinya di buku psikologi atau otomotif(pasang wajah meme)”, “Ketawa gembira…” dan next question… Akhirnya saya diterima dengan saingan +70 orang, dan yang diambil cuma 2 Orang. Tapi saya nggak menyarankan untuk joking, saya cuma share pengalaman mengatasi grogi lho… Dan saat itu keadaanya mendukung.

Gimana komentarmu?