Antara Tjokroaminoto, Pahlawan dan @Poconggg
Entah mengapa Nopember ini diwarnai Tjokroaminoto, Pahlawan dan @Poconggg. Apa hubungannya?
Sosok @poconggg mau tidak mau harus diakui fenomenal. Kegalauannya telah memikat lebih dari satu juta anak muda untuk memfollow akun twitter. Entah mengapa orang begitu menyukai @pocongg, yang bahkan mengalahkan atau bersaing dengan Sherina Munaf di twitter. Bahkan terungkapnya identitas @poconggg justru membuatnya semakin popular. Tak heran, bukunya “Poconggg juga Pocong” laris manis. Sebentar lagi menyusul film @poconggg akan meluncur.
Suatu siang ketika berada di luar kota, aku mendapat telepon dari seorang cewek yang suaranya eh….intinya ngundang aku berbicara di seminar Optimalisasi Media Sosial duet bareng @Pocongg. Lah! Singkatnya, aku bersedia mengisi seminar itu. Bukan karena duet sama @pocongg ya.. *pasangwajahserius.Tapi karena topiknya menarik.
Kalau ada yang ingin ngobrol tentang Optimalisasi Media Sosial bareng aku dan @poconggg, datang saja ke Grand City, Rabu 9 Nopember 2011 jam 16.00 WIB. Info bisa simak @SCE_2011. Mau tiket gratis, follow @rusabawean.
Nah beberapa hari kemudian, aku mendapat undangan untuk menjadi narasumber Kuliah Tjokroaminoto untuk Kebanggsaan dan Demokrasi. Hari dan tanggalnya sama persis, 9 nopember. Untung, jamnya beda, jam 11.00 – 13.00 WIB dan tempatnya berdekatan, di Aula RRI (seberang Plasa Surabaya). Ini sebuah kehormatan bagiku, karena Kuliah Tjokroaminoto adalah kuliah bergengsi yang rajin menghadirkan berbagai tokoh kebangsaan. Datang yuuuuk….

Tjokroaminoto. Sumber: http://bit.ly/tz6VDi
Penggunaan nama Tjokroaminoto untuk kuliah ini sudah menggetarkan. Aku mengenal sosok Tjokroaminoto dari buku Jaman Bergerak. Tjokroaminoto kelahiran Surabaya, yang berkiprah di awal abad ini dengan penekanan pada pendidikan politik. Soekarno dan banyak tokoh besar Indonesia adalah hasil gemblengannya. Bahkan, menurutku, Tjokroaminoto adalah guru bangsa Indonesia.
Kuliah Tjokroaminoto untuk Kebanggsaan dan Demokrasi kali ini mengambil topik : Pemuda dan Kepahlawanan. Sebuah topik untuk menyambut Hari Pahlawan.
Jadi kata kuncinya adalah : media sosial, @poconggg, pemuda, kepahlawanan. Apa yang kamu bayangkan dari 4 kata kunci itu? Poconggg adalah seorang pemuda yang menjadi pahalawan bertopeng di media sosial? *halah. Pocongga pahlawan sejati yang menghibur para jomblo di media sosial? *paraaah.
Bagiku, media sosial adalah media perjuangan para pemuda untuk menunjukkan kepeduliannya pada bangsa ini. Media yang memungkinkan setiap orang mengekspresikan potensi kreatifnya secara luas. Media yang memungkinkan setiap orang menyebarkan ide-ide positif tanpa batas. Dan bila ingin belajar, jurus-jurus twitter ala @poconggg patut disimak.
Simak saja bagaimana Indonesia Bercerita yang berawal dari pengalaman sederhana di daerah bisa meluas dan berdampak positif melalui twitter @IDcerita dan Facebook. Media sosial memungkinkan setiap orang memberikan dukungan pada Indonesia Bercerita dan gerakan sosial lainnya. Bahkan, media sosial memungkinkan diskusi #Edustory yang berlangsung setiap Senin, jam 19.00 – 21.00 WIB diikuti oleh banyak orang yang peduli anak Indonesia. Mengapa? Diskusi di media sosial bisa murah, praktis dan tanpa batas.
Apa idemu untuk Indonesia yang ingin kamu ekspresikan melalui media sosial?
Klik untuk Langganan Bukik.com via Email
Sumber Foto Perangko: http://flic.kr/p/4YzWSv








Curang ya, udah ketemu sama pocong..
Eh Poconggg.. akhirnya dikau kenal juga… selamat ber-seminar, Bung!
Sayang aku lg gak di surabaya waktu2 ituh…
Good luck mas’e
Sosok @Poconggg (Arif) sekarang makin tenar ya pak semenjak terungkap identitasnya. Fungsi sosial media bertambah satu lagi, yaitu mentenarkan seseorang
asyik dong mas bukik diskusi dan seminarnya.. saya di solo.. kalo di surabaya pasti berangkat deh..
pahlawan bertopeng? Ahahaha
Nunggu mas bukik ngadain acaranya di pontianak aja deh..
akuuu mauu tiket gratiss
Lah, ini soal @rusabawean. Kalau sudah terlanjur follow, apa perlu:
)?
1. Unfollow, kemudian follow lagi?
2. Refollow (emang ada?